Friday, November 8, 2013
Menjaga Hati Dalam Beramal
Rasulullah S.A.W bersabda : "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu, dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk syurga)." (HR.Baihaqi)
Thursday, November 7, 2013
Maka ucapkanlah "Hasbiyallahu Laailaha Illa Huwa ‘Alaihi Tawakkaltu Wahuwa Rabbul ‘Arsyil ‘Aadziiim"
SULTHANU QULUB ALMAHBUB HABIBANA MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA ALLAH YARHAM berkata:
Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah, Ayat ini diwariskan kepada kita
dengan firman yang selalu kita baca setiap di awal maulid :
“FAIN TAWALLAU FAQUL HASBIYALLAAHU LAAILAHA ILLA HUWA ‘ALAIHI
TAWAKKALTU WAHUWA RABBUL ‘ARSYIL ‘AADZIIIM” (Q.S. At-Taubah : 129)
Artinya: Jika Mereka Berpaling(Dari Keimanan), Maka Katakanlah,
“Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku
bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang Agung
Sebagaimana riwayat Al Imam Abu Daud Radiyallahu Anhu :
‘Barangsiapa di pagi hari atau di sore hari membaca HASBIYALLAAHU
LAAILAHA ILLA HUWA ‘ALAIHI TAWAKKALTU WAHUWA RABBUL ‘ARSYIL ‘AADZIIIM”
sebanyak 7 kali, maka Allah akan melindunginya dari apa yang
dirisaukannya, apakah ia membacanya dengan kesungguhan atau tidak dengan
kesungguhan” (H.R. Abu Dawud)
Dan terlebih lagi jika hadirkan makna kalimat itu di saat kita membacanya.
Wahai Allah rangkullah kami dalam kasih sayang-Mu dan jadikanlah kami
hanya selalu berharap kepada-Mu, sehingga kami tidak lagi meminta dan
mengharap kepada selain-MU.
Nasihat Guru Mulia: Katakan padaku wahai engkau yang mengaku cinta kepada-Nya!!!
Katakan padaku wahai engkau yang mengaku
cinta kepada-Nya!!! Berapa kali kau sibuk mengingat-Nya hingga
membuatmu lupa akan selain-Nya? Katakan padaku. Kapan kau merasakan
kecintaan yang terukir didalam lubuk hatimu hingga membuatmu jauh dari
tidur? Kapankah ini bisa terwujud? Adapun orang-orang yang sebelum kamu
yang penuh kecintaan di hati mereka, seperti itulah .. Tidur-pun terbang
menjauh dari mata mereka dikarenakan kecintaan yang berada di hati
mereka, maka jangan pernah membenarkan pengakuan dirimu, yang mengatakan
Aku cinta, Aku cinta.
Bukankah cinta memiliki suatu tanda dan ciri?
Tidak akan menggapainya orang yang tidur di kegelapan malam
Dalam Hadist Qudsi Allah berfirman, Dusta, seorang yang mengaku cinta
kepada-Ku, sedangkan pada tengah malam ia tidur pulas dan melupakan-Ku.
Bukankah sang pencinta selalu ingin berduaan dengan kekasihnya?
-Al Musnid Al Ariefbillah Al Habib Umar Bin Hafidz BSA-
-Al Musnid Al Ariefbillah Al Habib Umar Bin Hafidz BSA-
Contoh Akhlak Sheikh Mutawalli Sya'rawi yang Menghukum Diri Sendiri kerana Dosa di Hati
Suatu
ketika Fadhilah Sheikh Sya'rawi semasa hayatnya memberi kuliah di suatu
tempat. Setelah selesai kuliah beliau dijemput pulang oleh pemandu
peribadinya. Sampai di suatu selekoh, Fadhilah Sheikh Sya'rawi menyuruh pemandunya berhenti. Beliau singgah sebentar di sebuah masjid terpencil. Pemandunya pun kehairanan kerana ketika itu bukan waktu solat.
Oleh kerana lama menunggu Sheikh keluar dari masjid, pemandu tadi pergi menjenguk kerana bimbang sesuatu yang buruk berlaku kepada Tuan Sheikh. Pemandu tadi puas mencari di dalam masjid tetapi tidak menjumpai Tuan Sheikh. Lalu ia pegi mencarinya di bilik air.
Pemandu itu melihat tuan Sheikh sedang mencuci tandas. Pemandu itu cuba membantunya akan tetapi Sheikh melarangnya. Setelah selesai, pemandu itu bertanya : Kenapa tuan bersusah payah membersihkan bilik air. Nanti adalah penjaga masjid ini yang akan membersihkannya.
Jawab Tuan Sheikh Sya'rawi : "Sewaktu aku memberi kuliah tadi, terselit dalam hatiku rasa ujub dan bangga diri. Maka aku ingin membuatnya terhina dan merendah diri".
Info : Syeikh Mutawalli Asy Sya'rowy adalah Ulamak al Azhar, pakar dalam bidang tafsir dan juga feqh perbandingan.
29 Dzul Hijjah, Ayah Guru Mulia diculik dan Ma'had Darul Musthofa berdiri
Seperti hari ini, pada tanggal 29 dzul hijjah tahun 1392 di sembunyikannya (diculik oleh tentara komunis saat akan menunaikan sholat Jum'at) seorang ulama' as-syahid alhabib muhammad bin salim bin hafidz (ayah Guru Mulia) agar suara da'wah diam terhenti dan ilmu serta agama redup,
dan juga seperti hari ini, pada tanggal 29 dzul hijjah 1417, Allah swt menghendaki di bukanya pondok pesantren darul musthofa di tareem untuk tegaknya cahaya ilmu agar memberikan kemanfaatan bagi ummat dan para pencari ilmu datang dari berbagai negara. Sebagaimana Allah berfirman : ليظهره على الدين كله ولو كره المشركون Allah menunjukkan atas seluruh agama sekalipun orang-orang musyrik tidak menyukainya
-al Musnid al Hafidz al Habib Umar bin Hafidz-
Nasihat Syeikh Nuruddin Marbu Al Makki Al Banjari
"Barangsiapa yang mengeluarkan suatu hukum tanpa ilmu, seumpama dia telah mencampakkan dirinya ke dalam api neraka”
-Tuan Guru Syeikh Nuruddin-
Subscribe to:
Posts (Atom)
